Aku, Jatuh Padamu Dalam Segala Kurang Penuhmu
Aku tidak datang kepadamu dengan ukuran tentang sempurna, tidak pula dengan keinginan menimbang mana yang layak dan mana yang kurang. Sejak awal aku mengerti, manusia bukanlah kisah yang selesai dalam satu waktu. Kita adalah kumpulan jeda, retak yang perlahan dirapikan, dan bagian bagian yang tak selalu bisa dijelaskan dengan kata. Maka ketika aku memilih mendekat, itu bukan karena kau utuh, melainkan karena segala yang belum selesai dalam dirimu terasa begitu nyata. Aku jatuh padamu dalam segala kurang penuhmu. Pada caramu diam yang sering kali lebih jujur daripada kata-kata. Pada sikapmu yang kadang menjauh seolah sedang berdamai dengan sesuatu yang tidak pernah kau ceritakan. Aku tidak menganggapnya sebagai penolakan. Barangkali itu hanya caramu bertahan, cara yang dunia ajarkan tanpa sempat memberimu pilihan lain. Dan dalam setiap jarak yang kau ciptakan, aku tetap memilih tinggal, bukan karena aku tak mampu pergi, tetapi karena aku ingin memahami. Ada saat-saat di mana hatimu tera...