Akhir Pekan Yang Hilang
Di kota yang selalu basah oleh hujan seperti Bandung, pertemuan sering kali terasa seperti kebetulan yang terlalu rapi untuk disebut kebetulan. Mitchy pertama kali bertemu Andra pada sebuah Sabtu sore yang seharusnya biasa saja. Hari itu Mitchy baru saja keluar dari rumah sakit setelah shift yang panjang. Rambutnya masih terikat seadanya, jas dokternya dilipat di dalam tas. Ia berhenti di sebuah kedai kopi kecil di sudut jalan yang sering ia lewati tapi jarang ia masuki. Hanya ingin duduk sebentar sebelum pulang. Di meja dekat jendela, seorang laki-laki sedang membentangkan beberapa kertas gambar arsitektur. Garis-garis pensilnya rapi, seperti orang yang sudah sangat terbiasa membangun sesuatu dari nol. “Maaf, boleh numpang colokan?” Mitchy bertanya. Laki-laki itu mengangkat wajahnya. “Boleh. Tapi nanti kalau laptop kamu mati, berarti saya yang terlalu lama pakai.” Itu kalimat pertama Andra. Entah bagaimana, percakapan setelah itu mengalir begitu saja. Tentang pekerjaan Mitchy sebagai ...